Peta Rawat adalah AI mini app yang mengubah jawaban singkat soal kondisi orang tua, daftar saudara, dan anggaran keluarga jadi satu rencana perawatan lengkap — siapa mengerjakan apa, siapa menanggung berapa, dan apa yang dilakukan kalau darurat — pakai Sistem 5 Titik Adil.
Bukan kamu yang harus mengarang pembagiannya dari nol dan kelihatan "sok ngatur". AI-nya yang menyusun, kamu tinggal share hasilnya ke grup keluarga.
Ibu (72 th) tinggal di Bandung, mulai butuh kontrol rutin. 3 bersaudara, tinggal di 3 kota berbeda.
Kontrol ke dokter 2x/bulan · obat harian · ditemani saat kontrol · cek kabar rutin
Rina (Bandung): antar kontrol – 2x/bulan
Dodi (Jakarta): urus obat & resep – bulanan
Sari (Surabaya): video call cek kabar – 3x/minggu
Rina Rp700.000 · Dodi Rp1.200.000 · Sari Rp600.000
Total: Rp2.500.000 / bulan
Rina dihubungi pertama & mendampingi ke RS terdekat. Dodi mengurus administrasi & biaya awal.
Saya percaya sebaliknya. Ini soal siapa yang punya sistem — bukan siapa yang paling banyak berkorban.
Kedengarannya terbalik? Lihat ini:
Di luar negeri, produk sejenis — mulai dari organizer perawatan yang bisa dicetak sampai kelas online soal caregiving — sudah lama ada dan rutin diiklankan. Bukan karena isinya rumit, tapi karena menawarkan satu hal yang tidak dimiliki kebanyakan keluarga: format yang jelas untuk membagi tanggung jawab. Supaya tidak ada yang harus mengarang pembagiannya sendiri lalu dituduh pilih kasih — dan supaya rasa sayang itu terorganisir, tidak menghabiskan satu orang saja.
Di Indonesia, hal seperti ini nyaris tidak ada. Kebanyakan keluarga masih mengandalkan obrolan dadakan di grup WhatsApp yang berakhir jadi diam-diaman berminggu-minggu.
Peta Rawat dibuat untuk isi celah itu — sistemnya, bukan niat baiknya, yang selama ini hilang.
Anak yang tinggal paling dekat atau paling sering nengok otomatis dianggap "paling tanggung jawab" — bukan karena disepakati, tapi karena tidak pernah dibahas terbuka. Lama-lama beban menumpuk di satu orang, sementara yang lain merasa "kan sudah ada yang urus".
Semua orang tahu soal biaya dan tugas harus dibicarakan. Tidak ada yang mau jadi orang pertama — takut dianggap menghitung-hitung. Obrolannya tidak pernah benar-benar terjadi.
Kalaupun akhirnya dibicarakan, pembagiannya berdasarkan perasaan "siapa yang kelihatannya paling mampu" — bukan angka dan tugas yang jelas. Ini yang bikin satu pihak diam-diam merasa dirugikan.
Ini bukan salah kamu atau saudara-saudaramu. Ini salah metodenya. Peta Rawat menggantikan ketiganya dengan satu dokumen yang sudah jadi, tinggal dibagikan.
Coba hitung: berapa jam per minggu untuk urusan orang tua — antar kontrol, urus obat, telepon cek kabar — dibanding saudara-saudaramu?
Kalau selisihnya cuma 5 jam seminggu lebih banyak dari yang seharusnya kamu tanggung — itu lebih dari 10 hari penuh, hilang ke sesuatu yang bisa dibagi rata sejak awal.
Belum termasuk biaya yang kamu talangi duluan karena "nanti saja dibicarakan", yang ujungnya tidak pernah benar-benar dibicarakan.
Berapa banyak waktu dan ketegangan yang masih akan hilang, tiap minggu yang berlalu tanpa pembagian yang jelas?
Peta Rawat bukan dibuat oleh lembaga caregiving besar atau psikolog keluarga bersertifikat — dan kami tidak akan berpura-pura begitu.
Peta Rawat dibuat dari satu pengamatan sederhana: masalah rawat orang tua di keluarga Indonesia hampir selalu bukan soal kurang sayang, tapi soal tidak ada format untuk membaginya. Sistem 5 Titik Adil disusun supaya AI bisa mengisi format itu secara konsisten untuk situasi keluarga apa pun — jumlah saudara berapa pun, lokasi di mana pun, anggaran berapa pun — dalam hitungan menit.
Yang kami klaim cuma satu: hasilnya lebih terstruktur daripada obrolan dadakan di grup WhatsApp keluarga. Selebihnya, biar hasilnya sendiri yang bicara begitu kamu coba.
Orang 1: Kamu anak yang paling sering dianggap "yang urus orang tua" — diam-diam capek karena saudara lain jarang ditawari tugas secara jelas.
Orang 2: Kamu dan saudara-saudaramu sama-sama mau bantu, tapi tidak ada yang berani memulai obrolan soal pembagian tugas dan biaya.
Orang 3: Orang tua kalian mulai butuh perhatian lebih, dan kalian sadar kalau tidak diatur dari sekarang, akan makin berat dan makin gampang jadi sumber konflik.
Kalau salah satu dari itu kamu, Peta Rawat adalah Rp47.000 paling bermanfaat yang bisa kamu keluarkan bulan ini.
Bukan template kosong yang harus kamu isi dari nol — kamu isi form singkat, AI-nya yang menyusun.
Sekali bayar, akses selamanya
Susun Peta Rawat Keluargaku Sekarang★ Kenapa Cuma Rp47.000? ★
Karena Peta Rawat masih produk baru dan kami sedang mengumpulkan cerita nyata dari keluarga yang sudah pakai — sebelum harganya naik seiring makin banyak yang membuktikan hasilnya. Kamu yang coba sekarang, dapat harga paling awal.
App-nya yang menyusun. Kamu cukup isi form (kondisi orang tua, daftar saudara & kotanya, anggaran bulanan), lalu Peta Rawat otomatis menyusun rencana perawatan lengkap dalam beberapa menit.
Tetap. Selain pembagian antar saudara, Peta Rawat juga menyusun ringkasan kebutuhan perawatan dan rencana darurat — tetap berguna walau kamu anak tunggal atau merawat sendirian.
Bisa. Kamu isi sesuai kondisi apa adanya — app-nya menyusun pembagian berdasarkan data yang kamu masukkan. Kartu Redam Drama juga disiapkan khusus untuk situasi yang berpotensi menegang.
Bayar lewat QRIS di halaman bayar (semua e-wallet dan m-banking bisa). Begitu pembayaran masuk, kode akses app + link 3 bonus otomatis terkirim ke email yang kamu isi di halaman bayar. Buka berliaan.com/app/peta-rawat, masukkan kodenya, lalu isi form.
Data dipakai hanya untuk menyusun hasil rencana perawatanmu, tidak dibagikan ke pihak lain.
Bisa, dengan syarat kamu sudah isi form & jalankan app-nya sesuai instruksi dalam 7 hari pertama, tapi tetap merasa tidak terbantu. Balas email konfirmasi pembelian kamu, uang kembali penuh.
Kamu satu form pendek jauhnya dari rencana yang jelas — siapa mengerjakan apa, siapa menanggung berapa, dan apa yang dilakukan kalau darurat.
Rp47.000, untuk berpotensi menyelamatkan puluhan jam dan menghindari ketegangan keluarga yang selama ini tidak pernah benar-benar dibicarakan. Itu pertukarannya.